PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA DENGAN PENUGASAN DAN PENILAIAN PORTOFOLIO


PENINGKATAN HASIL BELAJAR KIMIA SISWA SMA
DENGAN PENUGASAN DAN PENILAIAN PORTOFOLIO

Sebagian besar orang beranggapan bahwa evaluasi  semata-mata  sebagai mekanisme
untuk menyeleksi  siswa  dalam  kenaikan  kelas atau  kelulusan  pada  akhir  tingkat  program tertentu, akan menyempitkan fungsi dari evaluasi. Padahal evaluasi disamping sebagai alat seleksi dan  mengklasifikasi,  juga  sebagai  sarana untuk membantu  perkembangan  siswa,  dan meningkatkan efisiensi dan keefektifan pengajaran dalam suatu institusi pendidikan dari semua aspek yang terkait Sistem  penilaian  siswa  yang  masih  sering terjadi hanya sebatas memberikan nilai dan tanda benar  atau  salahnya  saja  tanpa  ditindaklanjuti oleh  guru,  sehingga  siswa  tidak  tahu  pasti  letak kesalahannya. Padahal penilaian hasil belajar itu sendiri  adalah  upaya mencari  informasi  tentang pengalaman belajar siswa dan informasi tersebut digunakan  sebagai  balikan  (feed  back)  untuk
membelajarkan  siswa  kembali,  dari  kegiatan penilaian mencakup tujuan yaitu untuk mengetahui apakah  suatu  program  pendidikan,  pengajaran ataupun  pelatihan  tersebut  telah  diketahui  oleh siswanya atau belum.

proses pembelajaran kimia. Kondisi siswa kurang aktif dalam mengikuti pembelajaran dikarenakan KBM kimia belum mengaktifkan siswa, siswa malu bertanya  dan  beranggapan  yang  penting  nilai ujiannya bagus sehingga kurang menguasai materi pelajaran secara utuh, siswa masih menganggap pelajaran kimia adalah pelajaran yang sulit. Kondisi guru masih menitikberatkan pada penilaian kognitif saja  sehingga  aspek  afektif  dan  psikomotorik
siswa belum tergali sepenuhnya. Kondisi proses pembelajaran metode pembelajaran yang sering digunakan adalah ceramah, belum memanfaatkan  Hasil  belajar  kimia  yang masih  rendah tersebut menunjukkan  bahwa  siswa mengalami kesulitan dan belum memahami seutuhnya konsep-konsep kimia.

Keberadaan  internet  sekarang  ini  sudah merupakan  satu  kebutuhan  pokok manusia modern  dalam menghadapi  berbagai  tantangan perkembangan  global. Pesatnya perkembangan teknologi   informasi ,   khususnya  internet , memungkinkan pengembangan layanan informasi yang lebih baik dalam suatu institusi pendidikan.
fasilitas  belajar  dengan maksimal,  aktifi tas belajar  siswa  belum  teramati  sepenuhnya. Hal ini mwnujukan bahwa  siswa  belum menguasai materi pelajaran secara utuh dan aktivitas belajar siswa belum  teramati  sepenuhnya maka  alternatif pemecahan masalah  yang  dapat  dipilih  yaitu dengan memvariasi  proses  pembelajaran  agar sesuai  dengan  karakteristik  pokok materi  yang akan  disampaikan.  Pokok materi  yang  akan disampaiakan  pada  penelitian  ini  yaitu  sistem koloid yang berkarakteristik sebagai pokok materi yang banyak memiliki sumber yang dapat dijadikan bahan dalam  belajar  dan  banyak  konsep  materi yang hanya diketahui dan belum sepenuhnya di pahami siswa.Sesuai  dengan  karakterisitik  pokok materi sistem  koloid maka  proses  pembelajaran  dapat divariasi dengan memberikan tugas dan melakukan penilaian portofolio. Pemberian tugas dan penilaian portofolio  dapat menaksir  secara menyeluruh meliputi  proses  dan  hasil  pertumbuhan  dan perkembangan wawasan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang dicapai  siswa.

shela parandika sp
ACC 115 050

Komentar